Langsung ke konten utama

Antara Anker, Perempuan dan Cleo

en CLUB, PALU tanggal 08 April 2017 jam 10 pm - 02.00 am, inilah kisah pertama kaliku.
Pak Dhody, Pak Wanto, dan Saya
beserta 2 Perempuan malam.

aku adalah daun yang gugur, mengikuti arah angin berhembus
pertemuan, dan perpisahan kita merayakanya dengan bersenang senang
bersenandung, berteriak menghabiskan suara

malam ini adalah kisah perpisahan kita
antara sumatra, jawa dan sulawesi
yang dipertemukan dalam dunia kerja

inilah pertama kalinya aku melihat air minum kemasan cleo
berdekatan dengan anker, perempuan dan beberapa lagu
sang daunpun mulai tergoda
aku menulis cerita tentang kebenaran, saat kamu tidak mudah bergaul dibilang kuper
saat kamu tidak mengikuti trend dibilang kudet
saat kamu tidak main perempuan dan mencicipi anker
dibilang cowok apaan

aku tidak menulis sebuah kebaikan, karena tak ada sama sekali disini.
aku menulis sebuah prinsip dari sang daun
daun muda yang baru saja menjadi nahkoda
pertama kali mengarungi samudera, terombang ambing dihempaskan gelombang
entah belum tahu apakah si nahkoda muda ini bisa pulang dengan prinsipnya
ataukah, prinsipnya bertahan samapi disini saja
perjalanan daun sang nahkoda muda masih panjang
dan ceritanya baru saja dimulai.

sampai jumpa pak dhody,
semoga dipertemukan kembali
terima kasih sudah menjadi awal cerita nahkoda muda ini


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keluarga Kecilku

ini adalah keluarga ke 2 (dua)ku setelah keluarga bersama kedua orang tuaku dan adikku. disinilah kami berkumpul stelah yang setaun lalu pindah dan akhirnya menetap di jalan joyo pranoto no 656A, malang. sebenarnya tidak ada A nya, tapi kami sendiri lah yang menambahi alamat A, karena sebelumnya ada alamat 656 kira-kira ada 5 rumah. ditempat inilah kami berkumpul, mempunyai tujuan yang  sama, yaitu : mengejar cita-cita. dirumah kontrakan yang tidak terlalu besar ini lah kita salaing berbagi, bertukar pikiran, dan bergurau. kami adalah 4 orang pelajar dari status yang berbeda, saya sendiri pelajar Univ Brawijaya, temanku ridlo (kang ridlo) biasa seperti itu kami memanggilnya dia mahasiswa UM jurusan Sastra Arab, hendrawan (iyol) dia yang paling tua diantara kami dan sudah menikah walapun sebenarnya dia adalah adikku, adik sepupuku. dan yang terakhir ma'in (intul/mak nok), dia di panggil mak nok karena sering menonton tukang haji naik bubur *ekh maaf maksud saya tukang bubur naik...

INDONESIA SAMA DENGAN ANAK KECIL

Untuk Bangsaku Indonesia Hari/Tgl: kamis, 18-11-2010, (pagi hari) Detik-detik gue mandi di asrama, biar keliatan seger berangkat skolah. Wah tiba-tiba terasa menggigil guee, gga taunya teringat pak fachris(guru sejarah gue). Yang kemrin cerita indonesia sperti ank kecil,, what’s???? (temen skelas guee heran smuane) Yang penting kan gga kaya panti jompo kan. Hehehhe Yach, mungkin banyaknya masalah-masalah negara kita tercinta ini dengan negara tetangga, yang paling ramai dengan Malaysia. Kita lihat aja, betapa makmurnya negara kita dgn kekayaan alam dan terdiri dari pulau-pulau mulai sabang sampai merauke. Bahkan ada lagunya juga loh.. (music????) Dari sabang sampai merauke... Berjajar pulau-pulau... Tiiiiiiiiitss... *sensor* (waduch lembaga sensor ikut-ikutan adja) Hmmm... masuk ke laptop lagy. Selain itu budaya bangsa qta indonesia ini sangat beragam... Tapi kenapa banyak pulau dan budaya qt banyak yang di claim oleh negara lain???? Gue sendiri ya,, sangat marah kalau m...

PT. Tanjung Sarana Lestari

tanggal 1 Agustus 2016, ini tetang pengalaman pertama kali masuk dunia kerja. flight dari surabaya menuju pulau dalam peta berbentuk K, ya tepat sekali palu (sulawesi). itulah tanggal perubahan, dari menganggur akhirnya dapat kerja, dari anak mama menjadi mandiri, dari pulau jawa ke pulau sulawesi, dari teman lama berganti teman baru. dan hanya dari jomblo masih tetap jomblo itu saja yang belum berubah haha. dari palu perjalan 3 jam menujung pasangkayu, tempat dimana PT. Tanjung Sarana Lestari berada. oke sudah selesai perkenalanya, sekarang masuk ke orang orang yang pertama kutemui, Rafsanjani, sepintas kita akan teringat india mendengar nama tersebut. tapi sumpah dia orang sulawesi, makassar asli. dengan senyum khas melebarnya dan sapaan akrab rafsanjani inilah yang pertama kali menyabut saya di pulau sulawesi ini. baru pertama kali bertemu, tapi sapaan akrabnya seolah olah kita adalah teman lama yang baru jumpa kembali. saya tidak akan menceritakan rafsanjani disini, dialah ...