Langsung ke konten utama

Sang Pembuat Mimpi dan Pemberi Mimpi

Hasil gambar untuk menggapai mimpi
Begitu cepat, belum sampai waktunyapun sudah hilang
terasa baru kemarin mimpi begitu indah, hilang sudah entah kemana
apakah dicuri oleh pemburu mimpi ?
oh bukan, ternyata di curi sang pemberi mimpi.
sang pembuat mimpi pun kalang kabut, terpaku menenangkan diri
berusaha menerima mimpi yang hilang.


untuk saat ini, sang pembuat mimpi pun tidak bisa merakit mimpi lain
dalam hatinya berkata, I DONT GIVE UP !!!
memperjuangkan mimpi yang hilang, walaupun tanpa ditemani sang pemberi.
dan saat ini dia (pembuat mimpi) meneguhkan hatinya
akan ku tempuh sendiri mimpi itu, tanpa kamu sang pemberi.
akan kulewati jalan terjal itu, tanpa kamu sang pemberi.
sampai kamu dan mimpi itu benar benar sirna wahai sang pemberi.


sang pemimpi pun berkata, harapanku tentang mimpi itu sudah  benar benar aku pastikan besar.
hatiku pun sudah aku siapkan lebih besar, untuk menerima dua kemungkinan.
berhasil dan kecewa
harapan yang besar, menguatkan sang pembuat mimpi itu untuk terus maju
untuk meraih cita dan cintanya yang telah dicuri

berjuang sendiri hingga akhir,
perjalanan menempuh babak baru, baru saja dimulai
sang pemimpi akan berjalan sendiri, tanpa si pemberi mimpi
akankah sang pembuat mimpi berhasil meyakinkan si pemberi mimpi
ini adalah kisah perjuanganya
dengan keyakinan, seandainya kecewa yang ku dapat
aku sang pemimpi tidak akan pernah menyesal

untuk mewujudkan mimpi harapanmu haruslah besar,
untuk melangkah mencari mimpi, actionmu haruslah nyata
sampai benar benar sirna
sampai tak ada kata seandainya, aku berjuang lebih keras
seandainya, harapanku lebih besar
dan seandainya, actionku lebih nyata

salam untukmu sang pemberi mimpi
harapanku masihlah besar untuk mewujudkan mimpi itu, dengan cara menempuh jalanku sendiri
tanpa kamu sang pemberi.
dari sang pembuat mimpi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PT. Tanjung Sarana Lestari

tanggal 1 Agustus 2016, ini tetang pengalaman pertama kali masuk dunia kerja. flight dari surabaya menuju pulau dalam peta berbentuk K, ya tepat sekali palu (sulawesi). itulah tanggal perubahan, dari menganggur akhirnya dapat kerja, dari anak mama menjadi mandiri, dari pulau jawa ke pulau sulawesi, dari teman lama berganti teman baru. dan hanya dari jomblo masih tetap jomblo itu saja yang belum berubah haha. dari palu perjalan 3 jam menujung pasangkayu, tempat dimana PT. Tanjung Sarana Lestari berada. oke sudah selesai perkenalanya, sekarang masuk ke orang orang yang pertama kutemui, Rafsanjani, sepintas kita akan teringat india mendengar nama tersebut. tapi sumpah dia orang sulawesi, makassar asli. dengan senyum khas melebarnya dan sapaan akrab rafsanjani inilah yang pertama kali menyabut saya di pulau sulawesi ini. baru pertama kali bertemu, tapi sapaan akrabnya seolah olah kita adalah teman lama yang baru jumpa kembali. saya tidak akan menceritakan rafsanjani disini, dialah ...

Mengikis Dingin, Mimpi di Puncak Bromo

sungguh perjuangan yang luar bisa, dengan hanya bermodalkan tekat baja haha,, aku brsama dengan Faris setiawan, Zainul Amrullah dan Rifqi Faqihan berangkat ke gunung bromo.. cerita menyedihkan dan menyebalkan ketika kita mau berangkat ke gunung bromo, harus di usir dulu oleh ibu kos.. soalnya kos gue yang lama ga boleh keluar lebih dari jam 10 malem cuy.. bayangkan, anak cowo loh. haha #enggak banget kan. dan akhirnya kita harus nginep di warung kopi sampe jam 12 cuy,, itu aja nunggu sampe warung kopinya tutup.. lebih parahnya lagi gue tidur di warung kopi.. bangun-bangun mata gue masih belekan.. hash, pengen tidur lagi. dengan keadaan terpaksa, akhirnya jam12 lebih berangkat menuju mount bromo.. hahaha. Ini mata gue ketika masih beleken. haha #baru nyampek di masjid probolinggo sholat isya dulu. banyak cerita, banyak kisah juga yang menyenangkan sampe yang gilani puooolll. dari dapet kenalan arek-arek blitar dan  yang puarah gue sampe kecirit pas waktu pulang dari brom...

SCIENCE STUDENTS WITH ARROGANCE

Sometimes we often underestimate things. for example, I as a student MAN CITY "Kediri" 3. as a student I am very often underestimate the lesson. especially if we can these lessons. if you have this, we often do not ever listen to the teacher explained, it was underestimated. sometimes the worst is true not polite to teachers, language kedirinya "ngentai". Like this person will never progress, never tried to keep ahead. This my story, now I really regret it. first, when I was a junior. I really liked the lessons of biology, history, and mathematics. every time the teacher explained I always felt I could, and I rarely listened to teachers explain, even I rarely noted what has been explained. although once I also had a student who looks smart in middle school. but this time I realized, it turns out I was very stupid. should from the first I listened to teachers explain. because by listening and recording, the knowledge we gain will be more useful. besides that honor ...