Langsung ke konten utama

Elektro A to JatimPark 1

Suatu kenangan yang terindah di dalam sebuah pertemuan satu kelas, yang kami berasal dari berbagai suku dari sabang hingga merauke. yang mana untuk pertama kalinya kami dipertemukan di Universitas Brawijaya, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Elektro smsester 1 kelas A, dan kami Harus berpisah kelas di smester 2 ini.
walaupun sering bertemu di kampus rasanya tak ada yang lebih menyenangkan seperti ketika bisa berkumpul di Elektro Kelas A.
daftar nama anggota Elektro kelas A 2011 : Bayu Setya (RT), Ababil Ramadhani (wakil RT),  Dedy AlfiliantoAgung HanIrham Tantowi HamdiGentur PrabowoAldy LisfiantoRizki AshadiAAffan WaeFebrian Faisal FadliAinoenes de AzharoesessAndrian Rangga Muhammad Fauzan Aneldi Alra Iblis Aji Rizky Hakim Ogik Alaydrus II Si Fhulan Abdul Rozaq Syamsuddin Muhammad Ghilmanuddin Farhan Hamaris Rifan Rantaba Kevin Hefayana Putra Dimas 'John' Yoke Kristian Akhmad Michael Hasym Ganda Lesmana Fadianto Mirza dan saya sendiri.
dalam perpisah kami ini, kami mengadakan liburan bersama Ke Jatim Park 1, suatu hal yang paling mengesankan bisa bersama-sama, tertawa bersama, dan foto bersama.
langsung di TKP saja.. ini foto-foto saat kebersamaan kami :

1. kebersmaan mengurangi rasa sakit.


2. kebersmaan menghilangkan rasa takut.


3. Sahabat mengajari kita untuk bekerjasama.


4. sahabat tau bagaimana car bersenang senang


5. kebersaman menghilangkan rasa malu.
seperti ini contohnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PT. Tanjung Sarana Lestari

tanggal 1 Agustus 2016, ini tetang pengalaman pertama kali masuk dunia kerja. flight dari surabaya menuju pulau dalam peta berbentuk K, ya tepat sekali palu (sulawesi). itulah tanggal perubahan, dari menganggur akhirnya dapat kerja, dari anak mama menjadi mandiri, dari pulau jawa ke pulau sulawesi, dari teman lama berganti teman baru. dan hanya dari jomblo masih tetap jomblo itu saja yang belum berubah haha. dari palu perjalan 3 jam menujung pasangkayu, tempat dimana PT. Tanjung Sarana Lestari berada. oke sudah selesai perkenalanya, sekarang masuk ke orang orang yang pertama kutemui, Rafsanjani, sepintas kita akan teringat india mendengar nama tersebut. tapi sumpah dia orang sulawesi, makassar asli. dengan senyum khas melebarnya dan sapaan akrab rafsanjani inilah yang pertama kali menyabut saya di pulau sulawesi ini. baru pertama kali bertemu, tapi sapaan akrabnya seolah olah kita adalah teman lama yang baru jumpa kembali. saya tidak akan menceritakan rafsanjani disini, dialah ...

SCIENCE STUDENTS WITH ARROGANCE

Sometimes we often underestimate things. for example, I as a student MAN CITY "Kediri" 3. as a student I am very often underestimate the lesson. especially if we can these lessons. if you have this, we often do not ever listen to the teacher explained, it was underestimated. sometimes the worst is true not polite to teachers, language kedirinya "ngentai". Like this person will never progress, never tried to keep ahead. This my story, now I really regret it. first, when I was a junior. I really liked the lessons of biology, history, and mathematics. every time the teacher explained I always felt I could, and I rarely listened to teachers explain, even I rarely noted what has been explained. although once I also had a student who looks smart in middle school. but this time I realized, it turns out I was very stupid. should from the first I listened to teachers explain. because by listening and recording, the knowledge we gain will be more useful. besides that honor ...

Orang Asing

menuju pintu rumahmu, seperti orang asing duduk di sofa, yang menjadi saksi bisu berharap ada sedikit perubahan. berjabat tangan dengan keluargamu, tapi tidak dengan kamu hanya sekedar keluar untuk menemuiku dan menyapaku, itupun tidak kau lakukan. memang sebegitu hina diriku, berharap lebih darimu. hanya itu yang bisa ku lakukan memperbaiki keadaan melakukan pertemuan yang beralasan, tanpa perbincangan basa basi yang di buat buat. kaupun tak peduli, lantaran apakah aku ini ? kalau ada penjelasan, tak seperti itulah caranya menjelaskan. keluarlah aku dari pintu rumahmu, dengan kekecawaan berjalan menjauh, lalu pergi. masih teringat kejadian itu, akupun menyapamu lagi dari kejauhan melalui layar, kutuliskan apa yang kurasakan dan kukirimkan. masih berharap suatu perubahan, ternyata tidak. terima kasih sudah membaca pesanku, tanpa membalasnya terima kasih untuk keluargamu yang telah menyambutku dan maaf telah mengusik hidupmu.